Seorang lelaki tua berjalan menyeberangi pantai sampai dia menemukan seorang bocah laki-laki melemparkan sesuatu ke dalam ombak yang pecah. Setelah mengamati lebih dekat, lelaki tua itu dapat melihat bahwa bocah itu melemparkan bintang laut yang terlantar dari pantai berpasir, kembali ke laut.

“Apa yang kamu lakukan, anak muda?” Dia bertanya.
“Jika bintang laut masih di pantai ketika matahari terbit, mereka akan mati,” jawab bocah itu.
“Itu konyol. Ada ribuan mil luas pantai dan jutaan jumlah bintang laut tersebut. Tidak masalah berapa banyak yang Anda lempar. Anda tidak dapat membuat perbedaan.” Kata lelaki tua tersebut.

“Menurutku itu tidak penting,” kata bocah itu sambil melemparkan bintang laut lain ke dalam ombak. “Dan melanjutkan melempar bintang laut tersebut ke dalam laut.
Sekali lagi kakek tua itu berteriak “percuma saja, sudahlah sana pulang kerumahmu”

Anak Muda lalu mendekati kakek tua tersebut lalu mengatakan “Kek, jika kelak saya dan kakek akan tengeelam dilaut yang luas dan ternyata hanya ada satu pelampung maka saya akan memberikan pelampung itu ke kakek, lebih baik saya sendiri yang tenggelam ketimbang kita berdua.”.

Sang Kakek pun awalnya terdiam lalu membantu sang anak tersebut melemparkan bintang laut itu ke laut sembari berkata ke bocah laki laki itu : “tetaplah menjadi seperti ini nak karena memang lebih baik bergerak membantu sebisa kemampuanmu ketimbang hanya duduk diam layaknya saya yang diawal hanyamelihatimu saja”

Nah, dari kisah diatas memberikan pesan kepada kita semua bahwa setiap makhluk hidup akan mendapatkan permasalahan yang dihadapinya termasuk diri kita sendiri dan jika diberikan kesempatan untuk membantu permasalahan makhluki hidup, siapapun itu maka bantulah sesuai batas kemampuanmu. hidup akan berarti ketika kita semua bisa saling membantu satu sama lain. ingat kita hanya makhluk hidup yang suatu waktu akan mati juga maka selama dirimu hidup maksimalkanlah dengan membantu makhluk hidup lainnya.

 

Penulis : PenaMerah

Facebook Comments