Sikap rendah diri dan perasaan tidak dapat diandalkan mungkin selintas akan muncul dalam benak ketika kamu merasa diremehkan oleh orang lain. Perasaan tersebut wajar kamu rasakan karena diremehkan bukan hanya membuat kecewa, tetapi membuat harga dirimu jatuh.

Tetapi jangan lama-lama kecewa dengan diri sendiri. Kamu bisa mengambil banyak hikmah ketika banyak yang meremehkan segala usahamu.

Karena yang perlu kamu lakukan adalah bangkit dari perasaan rendah diri dengan terus memperbaiki diri dan mengasah kemampuan yang selama ini mereka ragukan. Selain dapat memotivasi dirimu menjadi lebih baik, berikut adalah beberapa pesan bijak yang bisa kamu petik saat orang lain meremehkanmu.

Hargailah diri sendiri sebelum kamu mendapatkan penghargaan dari orang lain.

Kamu banyak mendapatkan cemoohan dan perasaan tidak dihargai oleh orang lain. Juga seringkali mereka mengejek dan memandang rendah terhadapmu. Tenang saja, di saat-saat krisis kepercayaan diri seperti inilah kamu harus membangun penghargaan atas diri sendiri.

Banyak orang yang bangkit setelah merasa diremehkan kemampuannya. Dan banyak di luar sana orang-orang hebat dan sukses dulunya berasal dari orang biasa-biasa saja yang sering diremehkan.

Pesan utama yang mesti kamu camkan baik-baik di dalam hati adalah, menghargai dirimu sendiri dan terus percaya pada kemampuan sendiri.

Tanpa mereka, kamu takkan pernah tahu sejauh mana kemampuan itu.

Berterima kasihlah pada mereka yang sering meremehkanmu. Karena berkat mereka lah kamu bisa tahu sejauh mana kemampuan yang kamu miliki. Lewat ejekan dan pandangan remeh dari mereka, kamu takkan pernah tahu apa kesalahan dan kekurangan yang kamu miliki.

Sejauh mana kemampuan yang kamu miliki dan bagaimana orang-orang memandang kemampuan tersebut. Jika mereka masih menganggapmu sebagai anak bawang yang tidak bisa diandalakan, maka bersyukur saja. Karena sejak itulah kamu mulai memperbaiki diri.

Kemampuanmu tidak sebatas dalam satu bidang, kamu pasti punya kemampuan lain yang lebih menonjol.

Percayalah bahwa di dunia ini tidak ada manusia yang sempurna. Tak terkecuali dirimu. Maka santai saja jika ada orang yang meragukan salah satu dari pekerjaanmu. Karena yang mereka lihat hanya puncak es yang nampak beku dan dingin.

Mereka mungkin belum mengenalmu dengan sejuta kelebihan dan kebaikan yang kamu miliki. Kamu hanya perlu membalas keraguan mereka dengan santai dan jenaka. Karena seiring waktu biarkan mata mereka terbuka dengan sendirinya.

Usaha itu mutlak dan proses itu wajib, maka pegang erat-erat kedua hal itu!

Kamu harus percaya bahwa seringkali tanggapan orang lain terhadap kita berasal dari diri sendiri. Tidak akan ada asap tanpa adanya api. Begitu juga anggapan orang-orang yang sering meremehkan. Adakalanya kamu kurang memperlihatkan kemampuanmu dan cenderung menutup rapat-rapat kelebihan.

Balasan untuk orang yang sering meremehkanmu adalah pembuktian!

Buktilah bahwa kamu bukan orang yang mudah diremehkan. Belajarlah dengan kerja keras dan lewatilah proses untuk membuktikannya semua. Jangan membalasnya dengan kata-kata atau balik meremehkan. Bersikaplah dewasa dengan cara yang elegan dan menguntungkanmu.

Dengan diremehkan, kamu bisa belajar untuk menghargai orang lain yang nantinya berada di bawahmu.

Kamu pernah merasakan sakitnya diremehkan? Jika pernah maka kamu sudah tahu akibatnya sangat tidak menyenangkan. Perasaan yang kamu rasakan menjadi hikmah yang bisa kamu petik untuk tidak mengulanginya kepada orang lain. Kamu lebih bisa menghargai orang lain dengan sikap baik dan penghargaan yang tulus.

Satu hal yang harus kamu pahami adalah, tidak ada akibat tanpa sebab. Pelajarilah sebab-sebab kamu diremehkan dan mulailah memperbaiki diri. Setelah itu, bersyukurlah dengan hasil yang Tuhan berikan.

Sumber: idntimes

Facebook Comments