Manusia penuh dengan obsesi dan keinginan. Itulah sebab kita sering melihat “rumput tetangga lebih hijau dari rumput sendiri”. Gak heran kalau kamu suka melihat dan meniru orang lain yang kamu rasa lebih baik. Namun, kamu gak selamanya bisa tinggal di balik bayang-bayang orang lain lho. Saat merasa sudah perlu menjadi diri sendiri, kamu perlu menyimak hal-hal berikut ini.

Cintai tubuhmu sendiri apa adanya, meski kamu merasa banyak kekurangan

Kamu mungkin kagum dengan kelebihan fisik orang lain, seperti tubuh yang tinggi, paras yang rupawan, atau rambut yang keriting alami. Namun, kamu perlu menyadari bahwa penilaian fisik yang indah itu subjektif dan relatif. Bisa saja selama ini kamu hanya terjebak akan penilaian masyarakat tentang fisik yang ideal.

Nyatanya, fisik yang ideal itu sebenarnya adalah fisik yang sehat dan prima. Karena itu cobalah untuk mencintai dirimu sendiri, bagaimana pun rupanya. Jika kamu ingin mengubah fisikmu, pastikan itu ke arah yang lebih baik, misalnya untuk alasan menjaga kesehatan. Tanamkan bahwa dirimu itu rupawan dan jangan terpengaruh dengan omongan buruk orang lain.

Kenali keunikan, keahlian, dan prestasimu

Selain fisik, mungkin kamu juga sering melihat keunikan, keahlian, dan prestasi orang lain. Misalnya saja dari penyanyi, aktor, atau koki favoritmu. Meski begitu, kamu pun perlu mengenali keunikanmu sendiri. Coba kembangkan siapa tahu kamu akan menyukainya dan menjadikannya hobi.

Gak perlu malu untuk menunjukkannya kepada orang lain, selama itu gak membawa pengaruh buruk. Jadi unik bukan berarti buruk, bisa jadi itu yang menjadikanmu berharga.

Boleh saja kamu meniru, namun kamu juga perlu menyesuaikannya dengan dirimu sendiri

Kamu mungkin ingin bermain musik seperti musisi favoritmu atau mungkin ingin pintar menggambar seperti pelukis idolamu. Gak ada salahnya kamu belajar dan meniru prestasi mereka lho. Namun, jangan lupa untuk memodifikasinya sesuai keinginan dan kenyamananmu juga.

Nyatanya, kamu akan lelah sendiri kalau mencoba untuk sama persis dengan idolamu. Cobalah untuk berkarya sesuai dengan keinginanmu sendiri.

Bersyukur terhadap nikmat Tuhan

Manusia pada dasarnya adalah makhluk yang gak pernah puas. Untuk meredamnya, banyak-banyaklah bersyukur. Syukuri nikmat yang telah kamu dapatkan, mulai dari fisik, harta, serta intelegensi yang kamu dapatkan.

Gak perlu membanding-bandingkannya dengan orang lain. Toh kamu juga bisa lihat kalau ada lebih banyak orang yang gak seberuntung dirimu saat ini. Wajar saja kalau kamu ingin mendapatkan lebih. Untuk itu, perbanyaklah berusaha dan berdoa.

Facebook Comments