Kementerian Agama mengapresiasi jerih payah Endang Irawan atau dikenal dengan “Bang Soplo” yang membiayai kebutuhan 126 santri Pondok Pesantren Nurul Iman. Sehari-hari, Endang bekerja sebagai driver ojek online di Bogor. Ponpes Nurul Iman terletak di Desa Sukaharja, Ciomas, Kab. Bogor. Ponpes ini berkonsentrasi pada program Tahfiz Alquran bagi anak yatim dan kurang mampu. Rata-rata santrinya berusia antara 12 – 24 tahun.

Endang mengaku sudah lama ikut mengupayakan pendanaan pondok, sejak dilibatkan sebagai pengasuh pondok.

Sosok Endang yang dikenal tegas, disiplin, dan dermawan. Dia sering memberikan uang saku kepada para santrinya dari hasil menjadi ojek online. “Uang hasil ojek online itu saya sisihkan. Sebagian buat keluarga dan kebutuhan saya pribadi, sebagian lagi buat para santri di Pondok,” ujar Endang.

“Uang hasil ojek online itu saya sisihkan. Sebagian buat keluarga dan kebutuhan saya pribadi, sebagian lagi buat para santri di Pondok,” ujar Endang. Endang mengaku sudah lama ikut mengupayakan pendanaan pondok, sejak dilibatkan sebagai pengasuh pondok. Sebelum bergabung di ojek online, ia bekerja sebagai mekanik elektrik di luar Pulau Jawa dan itu cukup menyulitkannya mengawasi dan mengontrol anak didiknya. Sekarang setelah bergabung di ojek online, ia lebih leluasa dan bisa maksimal mengasuh pondoknya.

Jika Ponpes Nurul Iman memenuhi syarat dan kriteria, terutama masalah legalitas, Kamaruddin menegaskan kalau itu akan memudahkannya untuk menerima bantuan. “Saya sudah berikan kartu nama saya kepada Pak Endang, nanti bisa hubungi saya secara personal,” tuturnya.

Endang mengaku, senang ada kesempatan bersilaturahmi dengan pihak Kementerian Agama. Dia berharap akan ada solusi terhadap kebutuhan Pondok Pesantren yang diasuhnya. Apalagi, Nurul Iman sudah tercatat di Kemenag.

Facebook Comments